Bangun Ekonomi Umat Dengan Berbelanja Di Kedai Muslim

MUI Kota Medan adakan muzakarah membangun ekonomi umat pada tanggal 03 September 2016 di Aula Kantor MUI Kota Medan dengan pemateri Dr. Ir. H. Masri Sitanggang, MP yang membawakan judul, “Bangkit, Bertarung, di Gelanggang Ekonomi”. Kata ‘Bertarung’ memiliki alasan tersendiri baginya, menurutnya agar umat Islam dapat menanamkan dalam jiwanya, jiwa seorang pertarung, “’Bertarung’, kata-kata ini perlu ditancapkan di hati kita” ujarnya.

Masri juga mengatakan, bahwa alam semesta ini sudah dikendalikan oleh perekonomian, untuk itu umat Islam harus berjuang lewat ekonomi, “Sekarang dunia ini dipegang oleh orang yang mampu mengakses ekonomi. Idealnya kita umat terbaik, namun faktanya posisi umat Islam di Negeri berpenduduk muslim terbesar di dunia, kini justru termarjinal dalam bidang politik dan ekonomi” ungkapnya.

Ekonomi Umat Islam akan tersingkirkan jika kita tidak sanggup bersaing di zaman yang penuh persaingan ini. Masri menghimbau umat Islam harus kaya, agar bisa berjihad di jalan-Nya. Pada dasarnya kekayaan merupakan kekuatan terbesar untuk bisa bertarung zaman ini, “Harta kekayaan sebagai kekuatan dan kita harus kaya, bagaimana jihad kalau tidak ada harta. Salah satu budaya yang mendasar adalah budaya wirausaha yang belum terbangun dengan baik,” jelasnya.

Di slide yang ia tampilkan, ia juga memberikan sebuah ungkapan yang sangat membuat para peserta terkagum, ia menekankan bahwa membuat kekuatan ekonomi dengan menjadi wirausaha, “Mengorganisasi para usahawan muslim sehingga menjadi sebuah kekuatan ekonomi sekaligus kekuatan massa,” tuturnya lewat slide.

Di akhir pembicaraan ia lebih menegaskan agar kita umat Islam harus membantu para pedagang muslim dengan cara mengutamakan berbelanja di kedai muslim dengan begitu umat Islam saling membantu, “Utamakan berbelanja di kedai muslim (stop berbelanja di toko Non Muslim!” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *