Shalat Sunnat Subuh atau Shalat Sunnat Fajar?

Drs. H.M. Nizar Syarif

Dewan Pertimbangan MUI Kota Medan

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Wr Wb.

Ustadz, saya Dani dari Medan. Saya seorang anak muda yang rajin puasa, tetapi saya ikut juga asmara subuh, bahkan sebelum masuk waktu shalat subuh, akibatnya saya sering tak sempat melakukan shalat sunnat sebelum shalat subuh berjamaah. Yang mau saya tanyakan, apa bedanya shalat sunnat fajar dengan shalat sunnat subuh? Dan apa faedahnya?

 

Jawab:

Wa’alaikum salam Wr Wb, anak muda sholeh, tapi harus hati-hati dengan asmara subuh ya?. Firman Allah dalam surat al-Isra’ ayat 78: “dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)”.

Ayat ini menerangkan waktu-waktu shalat yang lima. Tergelincir matahari untuk waktu shalat Zuhur dan Ashar, gelap malam untuk waktu Magrib dan Isya. Dan ada firman Allah dalam surat al-Qadr ayat 4-5:  “pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. malam itu (penuh) Kesejahteraan sampai terbit fajar.”

Masih ada umat Islam yang membedakan antara shalat sunnat subuh dengan shalat sunnat fajar. Akan tetapi, bila diminta dalilnya mereka selalu menjawab: “ Ini kata guru kami”  Inilah masalah yang membuat banyak orang ragu dalam pelaksanaan ibadahnya.

Nabi Muhammad saw pernah menegaskan kepada muazzin Bilal bin Rabah, pada satu subuh yang sudah sedikit waktunya, “Andainya waktu lebih sempit daripada ini, aku akan tetap melaksanakan shalat sunnat dua rakaat” Penegasan Nabi ini muncul, karena pada subuh itu Bilal terlambat azan, akibat kelelahan, karena pada malam itu dia disuruh oleh Aisyah mengerjakan sesuatu. Dan Bilal sudah mengingatkan Rasul bahwa waktu sudah sempit. Aisyah berkomentar dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim: “Sesungguhnya Rasulullah saw tidak pernah lebih cepat mengerjakan shalat sunnat, selain shalat sunnat fajar”. Dalam hadits lain yang juga diriwayatkan Bukhari dan Muslim, Aisyah pernah mempertanyakan shalat fajar Nabi Saw, katanya: “Rasul saw shalat fajar dengan meringankan bacaan pada kedua rakaatnya, hingga aku berkata, apakah dia baca pada kedua rakaatnya ummul quran (fatihah).”

Nabi Saw penah bersabda dalam hadits riwayat Muslim: Dua rakaat (sunnat) fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya.

Mengapa Nabi saw sangat mementingkan dua rakaat shalat sunnat fajar?

  1. Karena pada waktu itu malaikat rahmat sedang mendata siapa saja yang beribadat di awal waktu, orang tersebut akan selalu mendapat rahmat dalam hidupnya, baik rezeki atau kesejahteraan lainnya.
  2. Karena manusia baru bangun dari tidurnya, mau segera kepada segala usaha mereka. Karena Nabi saw mengatakan bahwa shalat dua rakaat ini lebih baik dari dunia dan semua yang ada di dalamnya.
  3. Shalat fajar itu disaksikan dan dihadiri oleh malaikat

 

Cara mengerjakan shalat sunnat fajar.

Nabi saw mengerjakan shalat sunnat fajar dengan segera dan cepat, lalu setelah shalat, Nabi duduk bertelekan kearah kanan, sambil menunggu iqamat dan jamaah lain shalat sunnat.

Syeikh Abu Hamid dan imam Ghazali berkomentar tentang waktu ikhtiar shalat sunnat fajar dalam kitab Kifayatunnabih, syarah At-Tanbih jilid III hal. 304, katanya: “ Waktu ikhtiar dimulai sejak terbit fajar hingga shalat fardhu (subuh), dan bila selesai shalat fardhu masih ada waktu jawaz (boleh) hingga terbit matahari. Imam Ghazali sependapat dengan Abu Hamid, dan katanya: “Andainya shalat sunnat fajar luput sebelum shalat subuh, maka bisa dikerjakan sesudah shalat subuh dan shalat itu tidak dikatakan Qadha”.

 

Kesimpulan:

  1. Shalat sunnat sebelum subuh adalah shalat sunnat yang sangat dipentingkan oleh Nabi Saw.
  2. Antara shalat sunnat subuh dengan shalat sunnat fajar hanya berbeda istilah, tapi kedua istilah itu adalah satu dalam pelaksanaan, yaitu dikerjakan pada awal terbit fajar sebelum shalat fardhu subuh.

Semoga umat Islam tidak suka terlambat bangun ketika subuh. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *