Makna Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

Prof.DR.H. Mohd. Hatta

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kota Medan

 

Tanya:

Assalamu’alaikum,
Ustadz Pengurus MUI Kota Medan yang dirahmati Allah, Akhir-akhir ini banyak sekali slogan-slogan yang dikumandangkan oleh banyak pihak, tentang Islam yang berperadaban dan rahmatan lil’alamin termasuk MUI Kota Medan. Apa yang dimaksud dengan Islam Rahmatan Lil’alamin?.

 

Jawab :

Istilah ini diambil dari Istilah rahmatan lil ‘alamin yang termaktub dalam Q.S. Al Anbiya ayat 107.“dan tiadalah Kami mengutus engkau (hai Muhammad) melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamiin)”

Dalam realitanya, makna Islam rahmatan lil ‘alamin sudah mengalami penyempitan makna, akibat dari pemahaman yang tidak utuh.  Sebahagian memahami dengan  Islam yang lembut dan damai. Sehingga ketika ada saja sedikit reaksi perlawanan dari umat Islam terhadap penjajahan barat, baik secara non fisik, apalagi fisik, maka langsung dicap Islam yang tidak rahmatan lil ‘alamin.

Bila  hanya dimaknai kelembutan dan kedamaian semata. Mungkin kita tidak akan pernah membaca kisah peperangan nabi Muhammad dan para nabi-nabi terdahulu. Begitu pula kita tidak akan mengenang jasa dan  kisah para pahlawan melawan penjajahan dengan pekik takbir yang membahana.

Secara konteks dari ayat tersebut, para uama telah menafsirkan ayat tersebut, diantaranya adalah: Syaikh An Nawawi Al Jawi: “Tidaklah Kami utus engkau ya Muhammad, dengan berbagai peraturan (syariah), melainkan menjadi rahmat alam semesta, dalam masalah agama maupun dunia. Karena manusia dalam kesesatan dan kebingungan, maka Allah swt. Mengutus Muhammad saw. sehingga beliau saw. menjelaskan jalan menuju pahala, menampilkan dan memenangkan hukum-hukum syariah Islam, juga membedakan yang halal dan yang haram. Dengan keberadaanmu, Allah tidak menyiksa umat manusia di dunia ini atas kesalahan-kesalahan mereka kecuali Allah ta’khirkan. Inilah umumnya tafsiran para mufassirin.” Sehingga Islam akan menjadi rahmatan lil ‘alamin bila syariah Islam diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan.

Dalam konteks kekinian, Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia. Islam mengharamkan Radikalisme, Terorisme dan sejenisnya dan praktek bunuh membunuh lainnya.

Shabuni dalam Shafwatut Tafasir: “Allah Ta’ala tidak mengatakan ‘rahmatan lilmu’minin‘, namun mengatakan ‘rahmatan lil ‘alamin‘ karena Allah Ta’ala ingin memberikan rahmat bagi seluruh makhluknya dengan diutusnya Nabi Muhammad saw. Beliau diutus dengan membawa kebahagiaan yang besar.Beliau juga menyelamatkan manusia dari kesengsaraan yang besar. Beliau menjadi sebab tercapainya berbagai kebaikan di dunia dan akhirat. Beliau memberikan pencerahan kepada manusia yang sebelumnya berada dalam kejahilan. Beliau memberikan hidayah kepada manusia yang sebelumnya berada dalam kesesatan. Inilah yang dimaksud rahmat Allah bagi seluruh manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *