Kantor MUI Kota Medan Direnovasi

Untuk menampung umat Islam yang datang dan konsultasi keagamaan, kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan melakukan renovasi perluasan bangunan yang ditargetkan selesai dalam lima bulan ke depan. 

Hal ini terungkap saat acara peletakan batu pertama dan Kenduri Renovasi Kantor MUI Kota Medan, Jumat (15/2/2019) yang dihadiri Ketua Umum MUI Kota Medan Prof. Mohd. Hatta beserta seluruh pengurus, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK ,MSi, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Medan, Pujianto, Kabag Agama Pemko Medan, Adlan, S.Pd, MM dan Kakan Kemenag Medan H Himpun Siregar MA. 

Dalam sambutannya, Prof M Hatta mengatakan, renovasi gedung kantor MUI Kota Medan ini dilakukan untuk menampung umat muslim yang datang untuk berkonsultasi keagamaan dan lainnya yang semakin hari bertambah jumlah kedatangannya. 

“Dari hari ke hari masyarakat yang datang kemari terus bertambah, sedangkan aula kita sebelumnya hanya bisa menampung 150 orang sedangkan yang datang kalau ada acara sampai 300 orang. Jadi ini kita besarkan untuk menampung semuanya sehingga bisa mencapai tujuan membangun Kota Medan yang Rahmatan Lil Alamin,” ucapnya. 

Dilanjutkan Hatta, gedung MUI Kota Medan ini pembangunannya dilaksanakan secara bertahap, dimana pertama sekali dilakukan ditahun 2005 dibagian belakang gedung dimasa Walikota Medan Abdillah. Kemudian ditahun 2014 dengan dana yang ada dibangun kembali bagoan depan gedung dan sampailah ditahun 2019 ini ada beberapa bantuan dari donatur untuk merenovasi gedung MUI Kota Medan. 

“Kami mengucapkan syukur kepada Allah Swt dan berterimakasih kepada donatur seperti Mujianto yang bersedia memberi bantuannya untuk merenovasi bangunan ini. Apalagi Mujianto ini memang sudah dikenal kebaikannya yang memberi bantuan tanpa melihat suku, agama dan ras seperti bencana gempa di Aceh yang beliau menyumbang bangunan 200 sekolah dan ada juga Mesjid dan pesantren,” katanya. 

Sementara untuk penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan yakni antara Pujianto sebagai pihak pertama, MUI Kota Medan dan pelaksana pembangunan yang InsyaAllah pembangunan akan selesai dalam 5 bulan ke depan. 

Walikota Medan diwakili Kabag Agama, Adlan mengatakan, peran ulama sangat dibutuhkan sebagai pemersatu bangsa sehingga umat membutuhkan kehadiran ulama untuk mempelajari dan memperdalam ilmu agama. 

“Kita berharap bangunan ini cepat selesai karena umat Islam menanti sebagai wadah berkumpul dan berkonsultasi keagamaan,” katanya. 

Mujianto, menyatakan, pihaknya berharap agar renovasi gedung MUI Kota Medan dapat cepat selesai dengan aman agar menampung banyak orang yang datang khususnya di aula lantai 2. 

“Bantuan yang kami berikan ini berasal dari semua pihak dan agama. Karena saling membantu sesama manusia itu kewajiban untuk mendapatkan kemuliaan dari Tuhan,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *