Per-Oktober 2019, MUI Medan Tidak Lagi Mengeluarkan Sertifikat Halal

Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan tidak lagi menerima pendaftaran dan mengeluarkan sertifikasi halal. Hal ini dilakukan karena berpijak pada Undang-Undang (UU) Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH) yang efektif berlaku 17 Oktober 2019.

MUI Kota Medan masih menunggu tentang Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), apa yang nantinya menjadi tugas pokok MUI,” ujar Ketua Umum MUI Kota Medan, Prof Dr Mohd Hatta.

Bersama Wakil Ketua Umum MUI Kota Medan, Dr. Hasan Matsum, ia menyatakan, meski dalam UU JPH dicantumkan bahwa MUI itu punya tugas memberi fatwa terhadap sertifikasi, melakukan seleksi dan pengadaan audior, maka MUI Kota Medan akan menunggu regulasi yang mengatur tugas tersebut.

Ditambahkan Hasan Matsum, dengan berlakunya Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pusat, maka LPPOM MUI Medan menyadari penuh posisinya dan berharap lembaga tersebut membentuk LPH di daerah-daerah yang nantinya mengambil alih fungsi LPH yang selama ini ada di MUI Kota Medan.

“Syukur Alhamdulillah, LPH MUI Kota Medan sudah diterima di BPJPH Pusat untuk ikut pendidikan dan pelatihan auditor sebanyak 3 orang di Jakarta. Harapan kita, setelah selesai pelatihan auditor ini, dapatlah kemudian LPH Khidmatul-Ummah di MUI Kota Medan berfungsi kembali dalam kaitannya melanjutkan peran selama ini yakni menerima pengurusan sertifikasi halal walaupun secara teknis berbeda antara LPH dengan LPPOM,” ungkapnya.

Di mana, lanjut Hasan, LPH berhak untuk menerima pendaftaran dan mengadakan audit di lapangan terhadap produk yang mengajukan serifikasi halal. Sementara mengenai fatwa tidak dilakukan LPH, namun belum diketahui apakah nanti dipegang MUI Kota Medan atau tidak, belum ada pembahasan selanjutnya.

“Sampai hari ini LPH hanya bertugas menerima pendaftaran dan melakukan audit. Hasil audit dibawa ke komisi fatwa, tapi komisi fatwa mana yang ditunjuk belum tahu. Ini murni masih menunggu kebijakan BPJH, apalagi LPH belum ada di daerah-daerah sehingga untuk sementara ini hasil audit akan dilanjutkan ke BPJPH Pusat,” tuturnya.

Sepanjang tahun 2019, sertifikasi halal yang telah dikeluarkan MUI Kota Medan sebanyak 170 sertifikasi dari 230 yang telah mengajukan. Sedangkan di tahun 2018, sebanyak 160 sertifikasi halal dikeluarkan yang keseluruhannya merupakan produk pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *